Tak Berkategori

Rahasia di Balik Kebugaran Luar Biasa Cristiano Ronaldo

Harga mahal yang digelontorkan Juventus untuk menggondol Cristiano Ronaldo dari Real Madrid seimbang dengan penampilannya di Seri A. Baru-baru ini pemain berusia 34 tahun itu mencetak rekor bareng Juventus.

Cristiano Ronaldo mencatatakan namanya sebagai sepak bola kesatu yang meraih trofi di tiga persaingan elite Eropa yaitu Inggris bareng Manchester United, Spanyol bareng Real Madrid, dan pasti saja Italia bareng Juventus.

Penampilan mempesona Cristiano Ronaldo di lapangan hijau pasti berbanding lurus dengan situasi fisiknya yang terus prima sepanjang kariernya. Pada pertengahan 2018, Media Spanyol sempat membocorkan hasil tes kesehatan pemain bernomor punggung tujuh ini.

Dalam laporan itu tertulis Ronaldo melulu mempunyai 7 persen lemak tubuh. Sebagai informasi, angka itu lebih tidak banyak dibanding rata-rata pesepak bola pada umumnya. Massa otot ayah empat anak ini pun lebih baik daripada kepunyaan pesepak bola lain.

Akun Twitter @COPA90 bahkan menyinggung pemain yang kala tersebut berusia 33 tahun memiliki jasmani layaknya atlet berusia 20 tahunan.

“Tubuh Ronaldo ketika menjalani tes kesehatan luar biasa, fisiknya laksana usia 20 tahunan,” tulis akun itu pada 24 Juli 2018.

Dilansir dari Jn.pt, mantan teman satu kesebelasan Cristiano Ronaldo ketika di Sporting Lisbon, Vitali Kutuzov, membocorkan teknik Cristiano Ronaldo mengasuh tubuhnya semenjak masih remaja. Kutuzoe mengatakan teknik eks bintang Manchester United itu merawat tubuh melebihi orang pada umumnya.

Cristiano Ronaldo tak jarang berlama-lama di depan cermin melulu untuk meneliti perubahan dari masing-masing inchi tubuh atletisnya.

“Dia mempunyai perawatan tubuh di atas rata-rata, saya tidak pernah menyaksikan orang laksana itu. Di ruang ganti, dia melepas bajunya dan berdiri di depan cermin guna waktu yang lama. Dia meneliti setiap inci tubuhnya: bahu, perut, kaki,” jelas Kutuzov, laksana dikutip dari Jn.pt, Rabu (1/5/2019).

Demi Menjadi Pesepak Bola Lebih Baik

Peraih lima Ballon d’Or ini pun sering menguras waktu di gym seraya bertanya untuk semua orang mengenai bagaimana teknik mempunyai tubuh prima.

“Dia menghabiskan tidak sedikit waktu di gym, bertanya untuk semua orang bagaimana menjadi lebih kuat. Tapi dia tidak melakukannya guna sampul majalah, dia hendak menjadi pemain sepak bola yang lebih baik. Wanita? Itu di luar pembicaraan kami, di waktu tersebut kami hanya berkata tentang sepak bola,” lanjut Kutuzov.

Bukan melulu Kutuzov yang memandang Cristiano Ronaldo terlampau berlebihan dalam mengasuh tubuh. Patrice Evra, mantan teman setim Ronaldo di Manchester United, pun berkomentar serupa.

Evra mengatakan untuk Daily Mail pada Juni 2018 bahwa porsi pelajaran Ronaldo di luar batas kewajaran.

“Saya akan menyerahkan saran untuk siapa pun, saat Cristiano mengundangmu santap siang di rumahnya, andaikan saja tidak,” canda pemain asal Prancis itu.

“Di meja santap kamu melulu akan mengejar salad dan ayam putih polos, bahkan Anda bakal sering disuruh latihan kebugaran sesekali,” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *